Di sisi lain, percepatan pemberian bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak PPKM Darurat ini juga dinilainya penting. Menurutnya, apabila percepatan pemberian bansos ini diseriusi betul oleh pemerintah tentu dampak psikis masyarakat akan lebih rendah. Sehingga tidak ada lagi masalah-masalah yang muncul di publik dampak dari pembatasan ini.
“Inilah yang menurut saya pendekatannya harus wise, bijaksana, persuasif jangan sampai terjadi konflik. Saya kira masyarakat kita itu masyarakat yang kalau diajak ngomong (bicara, red) baik-baik pasti saling menyadari,” pungkas Sadad lulusan Pondok Pesantren Sidogori Pasuruan. (Caa)



