Hadir dalam Acara Tersebut Sekda Kota Tegal, Johardi, Staf Ahli, Asisten dan OPD Terkait, Rektor, Dekan, Direktur, Kepala Sekolah SMP dan SMA/SMK Kota Tegal.
“Perlu saya sampaikan yang kita undang ini adalah seluruh para rektor, dekan, direktur dan juga yang ada fakultas kesehatannya di Kota Tegal dan Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes yang tentunya ada fakultas kesehatannya dan saya juga mengundang seluruh universitas di Kota Tegal dan juga para kepala sekolah SMA, SMK dan SMP. Harapannya percepatan vaksnasi kepada masyarakat Kota Tegal bisa terlaksana,” harap Wali Kota.
Wali Kota mengakui manakala mengandalkan tenaga medis yang ada di Kota Tegal maka percepatan vaksinasi dalam waktu cepat tidak mungkin terlaksana.
“Kalau kita mengandalkan untuk vaksinasi tenaga medis yang ada di Kota Tegal ini sangat kewalahan, tidak mungkin, ini saja tenaga yang baru-baru kita sudah tempatkan di seluruh kelurahan. Karena kita akan menjadi percontohan secara nasional bahwa Kota Tegal adalah Kota dengan gerai vaksin seribu tempat seribu titik, dan ini percepatan yang sangat luar biasa tidak bisa kalau kita hanya mengandalkan rumah sakit, puskesmas poliklinik ini tidak bisa. Di Kota Tegal rumah sakit hanya ada 3, Kardinah, RSI dan Mitra Keluarga dan 8 puskesmas dengan 4 poliklinik yang disetujui melalui seleksi, ini tidak cukup,” jelas Wali Kota.
Lebih lanjut untuk menghindari kerumuman Wali Kota akan melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan seribu gerai vaksin.












