“Menurut penelitian kemiri dapat mengurangi bau. Jadi teman-teman yang pecinta tanaman itu sudah melakukan kajian itu,” terang Anna.

Sementara itu, Komisaris CV Energi Baru Santosa, Budi Santosa mengaku bangga memiliki Kota Surabaya yang menjadi percontohan bagi kota/kabupaten lain. Salah satunya adalah mengenai upaya penghijauan. Makanya dia mendukung betul upaya yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
“Ada 200 pohon (yang ditanam). Kami ada sedia 1000 pohon yang cukup besar, kalau seluruhnya ada 2000 pohon,” kata Budi.
Dia mengakui, sebelumnya memang telah melakukan penelitian terhadap pohon kemiri sunan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, pohon kemiri sunan rupanya memiliki banyak manfaat dan belum diketahui masyarakat luas. “Kami memang meneliti tanaman ini dan banyak memberikan manfaat yang selama ini belum banyak diperkenalkan,” katanya.
Selain melakukan penelitian, Budi menyebut, beberapa jurnal ilmiah internasional juga telah banyak memahas terkait kandungan buah dari pohon kemiri sunan. Berdasarkan penelitian, kandungan dari buah pohon ini hampir sama dengan tanaman jarak.
“Tanaman ini bisa sebagai bio alternatif. Kemiri sunan manfaatnya jauh lebih tinggi dari pada tanaman jarak, karena dari prosesnya sangat mudah dan hasilnya lebih tinggi,” pungkasnya. (ADV)



