AdvertorialCakrawala HumanityCakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Tekan Global Warming, Cak Ji Pimpin Penanaman Pohon Kemiri Sunan di Green Belt TPA Benowo

×

Tekan Global Warming, Cak Ji Pimpin Penanaman Pohon Kemiri Sunan di Green Belt TPA Benowo

Sebarkan artikel ini
Wakil wali kota Surabaya Armudji saat melakukan penanaman pohon dikawasan TPA bung tomo
Wakil wali kota Surabaya Armudji saat melakukan penanaman pohon dikawasan TPA bung tomo

Pohon ini pun juga cocok apabila digunakan sebagai tanaman konservasi. Hal ini didukung dengan daunnya yang lebat, akar kuat dan sangat cocok apabila ditanam di tanah yang kritis. “Di samping mereka (pohon kemiri) bisa meredam panas juga menghasilkan buah yang namanya kemiri. Nah, kemiri ini untuk biogas,” ungkap Cak Ji.

Wakil wali kota Surabaya Armudji saat berfoto seusai melakukan tanam pohon
Wakil wali kota Surabaya Armudji saat berfoto seusai melakukan tanam pohon

Tak hanya melakukan penananam pohon kemiri sunan di green belt TPA Benowo. Cak Ji juga mengaku, bahwa pihaknya bakal berencana menanam pohon ini di sepanjang aliran sungai. Menurut dia, pohon kemiri sunan dipilih karena akarnya kuat dan mendalam sehingga cocok digunakan untuk menahan erosi.

“Nanti di sepanjang sungai, baik itu di Jagir atau dimana kita akan menaman itu. Di samping untuk menahan erosi,” kata Cak Ji.

Di waktu yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya, Anna Fajrihatin menjelaskan, setidaknya ada 200 pohon kemiri yang ditanam di green belt TPA Benowo. Ratusan pohon kemiri ini merupakan bantuan dari CV Energi Baru Santosa. “Jadi pohon kemiri ini saya coba tanam 200, nanti rencana 2000 pohon yang ditanam,” kata Anna.

Anna menyebut, bahwa pohon kemiri sunan juga efektif menekan bau tidak sedap. Ini berdasarkan hasil penilitian yang dilakukan beberapa komunitas pecinta tanaman. Terlebih, buah dari kemiri juga dapat diolah untuk menjadi bahan bakar nabati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *