Para pemilik hotel dan restoran justru harus didorong oleh PHRI untuk menyiapkan sertifikasi kebersihan (clean), kesehatan (health), keamanan (safety), dan kelestarian lingkungan (environment sustainability) atau CHSE sebagai bagian dari upaya menjaga kelangsungan usaha.
“Semua pelaku usaha di ekosistem pariwisata mau tidak mau harus mengikuti standar CHSE sebagai bagian dari kebijakan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan, disamping menjadikannya nilai jual ke wisatawan untuk memilih destinasi atau akomodasi mana saja yang telah memenuhi standar dan sertifikasi CHSE,” kata Sholeh.
Menurutnya, peluang untuk meningkatkan okupansi hotel saat ini ada pada wisatawan lokal yang tidak lintas provinsi. Segmen lokal ini, sambung Sholeh, bisa menjadi peluang pasar potensial. “Perlu ada terobosan dan tawaran promosi yang menarik namun wajar untuk menggaet minat konsumen lokal ini,” ujarnya.



