Di Kota Pahlawan saat bertugas sebagai seorang perwira AL, Eko menemukan tambatan hati yang merupakan dokter gigi dan putri seorang kolonel AL dan pasangan kekasih ini akhirnya melanjutkan kejenjang pernikahan pada tahun 2010 dan hingga kini dikaruniai dua orang anak
“Setelah menikah menetap di Surabaya bersama istri dan dua anaknya. Anaknya masih kecil-kecil. Anak pertama kelas 1 SD, yang kedua TK,” ujar Rosita Ibunda Almarhum Eko Firmanto
Bahkan Rosita sang Bunda sejak mendengar kabar sang putranya turut berada di Kapal tersebut dengan rasa sedih menuturkan, Eko merupakan sosok yang pintar, baik dan berbakti. Alumni SMAN 1 Tegal itu sedari kecil bercita-cita menjadi tentara.
“Citanya-citanya memang jadi tentara karena omnya ada yang tentara Angkatan Darat dan Angkatan Udara. Adiknya yang kedua juga tentara, bertugas di Kalimantan,” ungkapnya.
Kabar hilang kontaknya KRI Nanggala-402 yang diawaki Eko pertama kali di terima Rakiyan dan Rosita pada Rabu malam (21/4) dari istri Eko yang berada di Surabaya.
Rosita terakhir kali berkomunikasi dengan Eko untuk menanyakan kabar pada Sabtu (17/4) atau tiga hari sebelum KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan Bali. Biasanya satu minggu sekali telepon. Terakhir telepon hari Sabtu. Dia bilang mamah jangan sampai capai-capai, yang penting mamah ibadah ditingkatkan lagi.












