Anwar Sadad tampak guyub dengan warga yang berbondong-bondong menyambutnya begitu keluar dari mobil. Sesekali, terdengar tawa bersama warga sebelum menikmati sajian menu buka puasa. Selain berbuka puasa bersama warga, Sadad juga sekaligus mengunjungi Nurhayah, janda miskin yang berprofesi sebagai buruh penjemur ubi.
Rumah Nurhayah sendiri terbuat dari anyaman bambu. Untuk bisa makan sehari-hari, Nurhayah mengandalkan upah yang cuma sepuluh ribu rupiah. Melihat kondisi rumah Nurhayah, anggota DPRD Jatim dari Dapil Pasuruan itu meminta kader dan relawan di desa tersebut untuk membantu memperbaiki rumah Nurhayah.












