Wali Kota yang didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal R. Heru Setyawan dan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Ir. Cucuk Daryanto, menyampaikan di beberapa kesempatan, bahwa sesungguhnya semuanya sedang menjalankan amanah.
“Dalam peran apapun, kita berkewajiban menyelesaikan amanah itu dengan sebaik-baiknya. Artinya bahwa sebagai bagian dari masyarakat sosial, kita wajib menjalankan tanggung jawab masing-masing secara jujur,” ungkap Wali Kota.
Wali Kota juga menjelaskan bahwa perusahaan housekeeping juga memiliki ciri lainnya, yakni inovatif. Hal tersebut bisa dilihat dari kehadiran jenis usaha ini yang menggeser kebiasaan lama. Sebelumnya semua pekerjaan diselesaikan secara mandiri termasuk urusan pemeliharaan, kebersihan dan kerapihan tempat kerja, tetapi sekarang berubah dengan menggunakan jasa housekeeper.
“Dan karena dengan bermodalkan inovatif inilah saya yakin para penggiat housekeeper masih bisa survive di tengah pandemi yang sudah lebih dari setahun ini, karena dengan segala keterbatasan selama pandemi, dibutuhkan kreativitas dan inovasi untuk bisa tetap produktif,” jelas Wali Kota.
Selama bulan ramadhan ini Wali Kota juga mengajak semua untuk bersabar dan bersyukur, sikap bersabar atas cobaan yang menghampiri kehidupan berupa pandemi Covid-9, dan bersyukur karena terhindar dari bencana yang pada hari-hari terakhir menghampiri. Bencana alam seperti gempa di Malang dan Nusa Tenggara sungguh menyisakan pilu pada saudara-saudara yang menjadi korban.












