“Raperda ini kan belum final, kami berharap ke depan kepentingan Persebaya terakoomodir dan kepentingan Pemkot Surabaya tidak sampai melanggar aturan. Ya, kami harapkan ada solusi terbaik sehingga Persebaya bisa memakai GBT,” tandas Ram.
Idealnya berapa tarif sewa GBT? Ram menuturkan, manajemen Persebaya menawarkan dan yang memungkinkan sekali yakni Rp 100 juta, tidak hitungan per jam.
“Kami berharap Pemkot Surabaya tidak melihat Persebaya semata-mata perseroan murni. Kami juga mengemban misi sosial yang tidak bisa diukur dengan materi. Saat pandemi Covid-19, kami membuat Pelangi Hijau Surabaya, misi sosial yang tak ada di perseroan murni, ” tandas dia.
Lebih jauh,dia menyampaikan, sebelum raperda, ada baiknya Pemkot Surabaya bisa belajar ke Stadion Manahan Solo yang juga dipakai untuk persiapan Piala Dunia. Jadi, mereka tidak semata-mata bicara soal besarnya tarif, tapi soal keberpihakan Pemkot Solo ke tim Persis. Ini bisa diadopsi Pemkot Surabaya, apalagi Persebaya adalah ikon Kota Surabaya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya M. Afghani Wardhana mengatakan semangat dinasnya bisa membuat raperda disetujui DPRD Kota Surabaya dan Pemkot Surabaya, serta direspons positif bagi pemohon yang manfaatkan sarana olahraga yang dinaungi raperda retribusi.
Dispora menyebut bahwa pihaknya tak mempersulit Persebaya. Kalau hanya latihan mereka kan bisa memanfaatkan stadion ABC yang ada di luar GBT yang standartnya sama dengan Stadion GBT.
“Karena belum ada raperda retribusi, kami minta diterbitkan peraturan wali kota (perwali) sewa dulu). Jadi lapangan ABC itu bisa dimanfaatkan karena sesuai standart FIFA. Jadi Persebaya tak usah latihan ke Sidoarjo. Apalagi, Wali Kota sudah bertemu dengan manajemen Persebaya dan Bonek, ” jelas dia.
Lebih jauh, Afghani menuturkan, sebenarnya Pemkot Surabaya tidak melarang GBT dimanfaatkan, tapi sesuai ketentuan kalau ada event.
Soal keberatan Persebaya terhadap tarif sewa GBT, Afghani menegaskan, masih ada pintu jika pemohon keberatan, yakni bisa bersurat ke Wali Kota Surabaya.
” Bapak Wali Kota sudah gamblang menyampaikan siap membantu Persebaya, ” tegas dia.
Mengenai angka tarif sewa GBT yang muncul di raperda, diakui Afghani itu hasil kajian dan studi banding ke daerah lain dari tim appraisal independen yang disesuaikan dengan kondisi sekarang.












