Kemudian kawasan kota lama di Jembatan Merah, lanjut A.H Thony, kawasan ini perlu dibuat sebagai satu kawasan heritage, bahkan bisa disatukan dengan program pemerintah pusat yaitu, dihidupkan nya kembali ‘Jalur Rempah’, Pemkot Surabaya yang bikin konsepnya.
Kawasan Jembatan Merah, lanjut politisi Partai Gerindra Kota Surabaya ini, bisa dijadikan destinasi wisata yang bisa menghasilkan pendapatan daerah Kota Surabaya, karena banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Surabaya.
“Pendapatan daerah Kota Surabaya meningkat karena banyak destinasi wisata heritage, ini akan menjadi energi pemulihan ekonomi Surabaya yang luar biasa.”tegasnya.
A.H Thony kembali mencontohkan, kawasan Kenjeran bisa dikembangkan menjadi kawasan seni budaya, karena selama ini seni budaya Pantura di Kenjeran tidak begitu booming.
A.H Thony menilai, perkembangan kebudayaan di Kota Surabaya relatif stagnan. Minimnya ruang-ruang galeri Seni dan budaya, panggung pentas seni, menjadi indikator stagnasinya perkembangan seni dan budaya di Kota Surabaya. Meski, memang Pemkot Surabaya secara bertahap sudah mulai menggiatkan kembali ruang publik untuk seni dan budaya.












