“Kalau sekolah daring itu kan butuh kuota, orang tua harus beli. Kalau daring sering bingung karena soalnya nggak dijelaskan secara langsung seperti tatap muka ini. Tidak bisa tanya orang tua, karena kerja, ” ungkap Bunga.
Sementara itu vaksinasi guru, Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang telah memvaksin 90 persen lebih tenaga pendidik yang mengajar di sekolah yang saat ini ditunjuk menjalankan pembelajaran tatap muka.
Sisa sekira 10 % guru, harus ditunda karena belum memenuhi syarat vaksinasi, semisal sedang sakit atau tensi darah tinggi. (Sudarminto/Dasuki)



