Menurutnya, tidak sedikit pengusaha pemula yang hanya fokus pada sisi produksi, tapi lupa atau mengabaikan pasar dan dinamika. Padahal, pengetahuan yang baik akan selera dan permintaan pasarlah yang akan menentukan proses produksinya, menjadikan produk yang dihasilkannya punya nilai jual dan daya saing.
“Akan susah ketika kita tetap berproduksi tapi tidak ada permintaan atau selera pasarnya bergeser. Sehingga, produk yang bagus sekali pun, ketika salah sasaran, maka jadi masalah juga. Modal habis dan uang tidak berputar karena produksinya sulit laku,” kata Ardie.
Ardie menitip pesan kepada para pelaku usaha dari kader GP Ansor Penyalahan ini agar kualitas dan kuantitas produk harus selalu dijaga, terlebih jika ingin memasuki pasar global yang sekarang semakin mudah dengan hadirnya platform penjualan e-dagang.
“Reputasi menjadi satu hal yang penting dan sangat menentukan posisi tawar pelaku usaha. Reputasi juga identik dengan profil usaha kita yang fungsinya untuk mendapatkan kepercayaan dari konsumen dan mitra usaha. Dan untuk mendapatkan reputasi yang baik, harus melalui proses seperti menjaga kualitas, layanan purna jual dan konsistensi usaha,” katanya.











