Cakrawalanewss,co. — Inflasi yang rendah menjadi indikasi lemahnya daya beli masyarakat. Pembatasan aktifitas sosial dan ekonomi selama pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu telah menekan inflasi pada angka 1,69 persen atau terendah sejak tahun 2011. Sehingga, momentum Ramadhan dan Lebaran nanti diharapkan menjadi puncak belanja dan konsumsi masyarakat untuk memicu pertumbuhan ekonomi. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Tegal Umi Azizah saat membuka Rapat High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tegal, Senin (29/03/2021) di Gedung Dadali Pemkab Tegal.
Umi berharap, inflasi pada kelompok bahan pangan di jelang Ramadhan bisa dijaga pada kisaran 3 hingga 5 persen. Menurutnya, angka tersebut masih wajar mengingat selama ini sektor pertanian ikut terdampak dari lesunya permintaan dan konsumsi masyarakat. “Kita berharap, petani menjadi pelaku usaha yang paling diuntungkan dari meningkatnya konsumsi warga di jelang Ramadhan dan saat Lebaran nanti,” kata Umi.












