“Saya yakin kita bisa karena potensi kita di bidang kesehatan sangat luar biasa. Kualitas dokter dan pelayanan kesehatan kita tidak kalah dengan negara lain. Standar itu yang harus kita pelihara. Kita tidak boleh lengah dan cepat puas. Tapi kita harus terus bergandengan tangan,” tegas wali kota.
Disampaikan wali kota, ketika standar pelayanan dijaga yang berarti pelayanan kesehatan di Surabaya sudah profesional, maka orang dari luar Surabaya ataupun luar Indonesia, tidak akan ragu untuk datang berobat ke Surabaya. Selain peralatan yang canggih, dokter dan perawat serta semua yang terlibat dalam industri ini juga harus memberikan yang terbaik. “Bila kita layani dengan baik, senyum dan sabar, maka orang akan senang dan kembali lagi. Ayo berikan yang terbaik dari diri kita,” sambung wali kota.
Sementara Ketua Panitia SHS 2017, Dr Pudjo Hartono SpOG menyampaikan, SHS bisa menjadi momentum untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan di Surabaya. Maknanya, setelah gelaran SHS, pelayanan kesehatan tidak boleh turun tetapi terus meningkat. Harapannya, masyarakat bisa memiliki kepercayaan terhadap layanan kesehatan di kota/negeri nya sendiri sehingga tidak selalu berobat ke luar negeri. “Dalam hal pelayanan kesehatan, Surabaya sebetulnya tidak kalah dengan Singapura, Penang, atau Thailand. Kita punya semua. Kita harus bergerak bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Sehingga masyarakat bisa tersenyum dengan pelayanan kesehatan, terlebih masyarakat dari luar Surabaya,” ujar Dr Pudjo.












