“Dari jumlah sekian itu, sekitar 20 persen yang menjadi prioritas awal,” kata Febri.
Sedangkan untuk lokasinya, kata Febri, vaksinasi bagi para guru dilaksanakan di puskesmas terdekat pada masing-masing sekolahnya.
“Pelaksanannya itu di puskesmas terdekat dari sekolah tempat yang bersangkutan mengajar,” ujarnya.
Menurut dia, pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga pengajar atau guru ini dilakukan secara bertahap. Namun, pihaknya memastikan ke depan seluruh guru di Surabaya akan menerima vaksin, sembari menunggu distribusi bantuan vial vaksin dari pemerintah pusat.












