Pembentukan Destana di desa dengan potensi bencana tsunami ini juga disemarakkan dengan hadirnya Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena) di balai desa setempat.
Dalam sambutannya, Artono mengapresiasi langkah pembentukan Destana yang dilakukan BPBD Jatim di sejumlah desa/kelurahan.
Upaya mengedukasi masyarakat tentang kesiapsigaan bencana itu dinilai sangat tepat mengingat Jawa Timur memiliki kerentanan bencana yang tinggi.
Apresiasi yang sama juga disampaikan dua anggota Komisi E lainnya, Hari Putri Lestari, politisi PDIP dan Umi Zahro, politisi PKB.
Keduanya bahkan setuju mengusulkan tambahan jumlah Mosipena yang dikelola BPBD Jatim.
“Untuk 38 kabupaten/kota yang semuanya memiliki kerentanan bencana, jumlah satu unit Mosipena tentu masih kurang. Idealnya, setiap daerah memiliki satu Mosipena. Hanya tentu, prosesnya harus bertahap,” ujar Hari Putri Lestari.
“Kalau untuk Lumajang, coba nanti saya usulkan melalui bupatinya, Cak Thoriq. Sebab, ini penting untuk mengedukasi masyarakat,” ujar Umi Zahro menguatkan.



