Cakrawala DaerahIndeks

Siapa Sebenarnya Yang Menjerat dan Terjerat….?

×

Siapa Sebenarnya Yang Menjerat dan Terjerat….?

Sebarkan artikel ini

Bagong yang sedari tadi sibuk dengan pisang goreng dimulutnya terlihat tidak menggubris omongan Petruk dan bahkan terkesan menganggap remeh pernyataan tersebut dengan sedikit tertawa sambil mengambil rokok dimulut Petruk dan menghisapnya.

Dia justru menganggap Petruk itu seperti orang yang tidak mengenal Semar padahal selama ini hidup bersama sehingga sampai mengeluarkan statement demikian sementara Semar – Semar sendiri justru sdh tidak mempermasalahkan kejadian itu lagi yang dianggapnya hal biasa dalam kehidupan dunia.

Menurut Bagong justru diturunkanya Semar ke bumi adalah kehendak Semar dendiri yang merasa bahwa dia tidak akan bisa lama berkumpul dengan orang orang yang haus dengan kekuasaan yang lebih mengedepankan syahwat politiknya ketimbang hatinuraninya sehingga berani menghalalkan segala cara demi melengserkanya.

Mungkin saja justru Semar sendiri sudah tahu akan dimanfaatkan dan dijerat serta di buat seolah bersalah didepan Sang Hyang Tunggal sehingga tanpa beban dan kesedihan sedikitpun dia keluar dari kahyangan hanya menggunakan celana pendek dan kaos oblong sebagai satire bahwa penghuni kahyangan seperti anak Kecil yang masih TK.

Justru Bagong balik bertanya siapa yang menjerat dan siapa yang terjerat jika kenyataanya orang yang dianggap menjebak gusdur sekarang justru menjadi pesakitan dan terkucilkan serta terbuka kedoknya sendiri tanpa Semar melakukan apapun.

Semar itu orang yang linuwih dan tajam baik analisa maupun penerawanganya yang mampu membaca dan memprediksi masa depan serta membuat analisis dan pemecahanya sehingga masalah seberat apapun itu dapat dengan mudah dan cepat bisa diselesaikan serta diketahui jalan keluarnya terlebih dahulu sebelum orang lain tahu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *