Kemenhub akan terus melakukan upaya pembinaan tentang pentingnya keselamatan, keamanan dan pelayanan penerbangan nasional baik berjadwal maupun tidak terjadwal dan akan melakukan langkah-langkah yang strategis dengan meminta komitmen maskapai penerbangan agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.
Manajemen Lion Air yang diwakili Managing Direktur Lion Group Daniel Putut menyanggupi untuk melaksanakan komitmen tersebut. “Kami akan melakukan investigasi internal, khususnya yang terkait keselamatan dan keamanan penerbangan,” ujar Daniel.
Menurut Daniel, pihaknya juga berkomitmen menaikkan indeks perbandingan set aircrew menjadi 1 : 5. Juga akan menambahkan pesawat cadangan dan menyiapkan pesawat wide body A330-200 dan B747-400 di beberapa kota yang banyak penerbangan Lion Air.
Lion juga akan meningkatkan frekuensi investigasi, komunikasi dan koordinasi dengan pabrikan pesawat dari 1 bulan menjadi 1 minggu sekali.
Sedangkan terkait pelayanan penumpang, manajemen Lion menyatakan akan memperbaiki unit customer care sesuai PM 89 tahun 2015. Serta akan membuat unit tim pengaduan di setiap bandara.
Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso menyambut baik komitmen Lion tersebut. Agus memberikan tenggat waktu 2 bulan untuk Lion Air menyelesaikan komitmennya.



