Kedepan Komunikasi antar praktisi dan Pemerintah harus terus dilakukan secara intensif agar tercipta frekuensi dan mindset yang sama tentang arti makna Arah dan tujuan dari Pelestarian Kebudayaan supaya tidak ada miss komunikasi dan kesalahpahaman dalam Pembangunan Kab. Tegal yang berlandaskan kebudayaan.
Maka Pembentukan Dewan Kebudayaan sebagai Rumah Besar Kebudayaan bukan hanya penting tapi menjadi sebuah kebutuhan yang harus segera di laksanakan agar bisa terus bersinergi dan menjadi pengawal serta pemangku Kebijakan menuju Kabupaten Tegal yang bermartabat religius mandiri sejahtera dan berbudaya.
Percayalah….
Tidak ada yang tdk mungkin jika kita mau duduk bersama memikirkan membahas dan mengerjakanya.
Apalagi kok cuma Perda dan Perbub serta Dewan Kebudayaan, Kahyangan sejati mampu kita wujudkan….
Sing penting aja klalen :
TEGAL TINGKAH LAKUNE ISLAM PEDOMANE
Sebab :
Lahire rebana bukan untuk membunuh dan menghancurkan terbang Jawa…
Lahire peci bukan untuk membunuh dan menghancurkan blangkon…
Lahire Islam bukan untuk membunuh dan mengahancurkan kebudayaan
Tapi harus seiring sejalan….
*) Penulis Ki Sengkek Suharno adalah
Dalang Wayang Kebangsaan
Wakil Ketua bidang Seni Budaya dan Olahraga PC GP Ansor Kab. Tegal












