Di Sebuah Diskotek Mewah milik Sengkuni Kartomarmo dan Durmagati sedang Asik menikmati minuman berbagai jenis dan merk sambil menikmati Musik berbincang membicarakan Burisrawa yg termenung dan gelisah didepan mereka yg hanya sesekali memenggak minumanya.
Mereka tau bahwa Burisrawa sedang memikirkan Drupadi yg kecantikanya melebihi para bidadari dan Putri dari kahyangan yg membuatnya tak bisa tidur dan selalu memikirkan cara mendapatkan atau mungkin merebutnya dari Tangan Pandawa sehingga mereka tdk mau mengganggunya.
Tiba2 Burisrawa tersenyum dan tertawa terbahak sambil menghabiskan minumanya dia berteriak mengajak Adik adiknya kstria Kurawa pergi seperti telah menemukan Cara utk merebut Drupadi Permaisuri Amarta yg sudah lama diimpikanya.
Itulah cuplikan sebuah Adegan yg biasanya terjadi disalah satu Pagelaran Wayang Kebangsaan Karya Ki Sengkek Suharno yaitu saya sendiri yg mencoba menyuguhkan pertunjukan Wayang yg sangat berbeda dari Pertunjukan Wayang Pada Umumnya.
Dengan Wayang Golek yg bentuk dan gayanya tak lazim seperti tokoh Wayang pada umumnya serta Iringan musik yg berbeda pula meski nuansa Gamelan tetap tersaji aransemenya sdh disesuaikan dg musik Diatonis modern Saya mencoba mengenalkan Wayang Kebangsaan sebagai Wacana dan warna yg sama sekali berbeda dg Pagelaran Wayang Pada umumnya.













