Eri berterima kasih karena warga masih mengingat kontribusinya buat kampung. ”Ke depan, kampung-kampung, gang-gang, ke depan tidak hanya ditata dari segi infrastruktur fisik seperti pavingisasi, kelengkapan PJU, dan perbaikan drainase, tapi juga potensi ekonomi dan kreativitas warganya harus difasilitasi,” ujarnya.
Selain itu, sumber daya manusianya juga harus diperhatikan. Sebab, infrastruktur yang kuat tak akan punya dampak ekonomi jika tidak memiliki SDM yang mumpuni.
“Tentu untuk membangun semuanya, dibutuhkan pendidikan yang benar-benar layak sebagai dasar. Selain memberi banyak beasiswa, dari kampung, kita bisa memaksimalkan Balai RW. Akan difasilitasi komputer, printer, WiFi, sampai guru les gratis untuk anak-anak,” ujar Eri.(hadi)












