Sementara kepala Kantor ATR/BPN Pemalang Jaja Yudhafraja menjelaskan, suksesnya program PTSL menandakan program presiden telah diimplementasikan dengan baik. Ia berharap, semoga desa-desa lain di Pemalang tahun depan,juga mendapatkan alokasi PTSL.
Diungkapkannya berbagai manfaat yang diperoleh usai penyertifikatan tanah. Di antaranya, sertifikat dapat digunakan untuk agunan pinjaman di bank.
“Tentunya pinjaman yang diajukan untuk kegiatan produktif, bukan konsumtif,” ujarnya.
Lebih lanjut diungkapkan Jaja Yudhafraja , tanah yang bersertifikat di Kabupaten Pemalang kurang lebih baru 40 persen. Sehingga, pada tahun-tahun mendatang program PTSL masih akan dilakukan.
“Tahun 2021, program PTSL diharapkan dapat memenuhi target 100 ribu bidang. Kami ingatkan kepada warga terutama desa-desa, untuk dapat memanfaatkan program tersebut,” ucap Jaja ( H. Kartomo )












