Seperti kasus di Tegal Selatan, Pemkot Tegal kata Jumadi saat ini telah mengambil langkah cepat pasca kejadian tersebut, Tracing serta Swab Massal langsung dilakukan kepada ratusan orang di wilayah Tegal Selatan memastikan kondisi kesehatan baik penyelenggara maupun pihak lain yang terkait. Saat ini juga sesuai arahan Gubenur Jawa Tengah beserta Forkompinda, Pemkot Tegal diminta untuk tidak kompromi dengan kerumunan.
“Hajatan boleh, namun yang tidak boleh kerumunan ada hiburannya, lebih baik hajatan perkawinan misalnya dapat dibatasi cukup ijab qobul saja. Harap masyarakat patuh karena pandemi belum berakhir, kita jangan ngeyel,” ungkap Jumadi.
Jumadi menambahkan bahwa langkah Pemkot Tegal yang selama ini dinilai menjadi salah satu terbaik di Jawa Tengah dan Indonesia terbukti mendapatkan apresiasi oleh Pemerintah Pusat dengan memberikan Dana Insentif Daerah sebesar Rp. 14 Miliar guna peningkatan perekonomian serta pengananan Covid-19 harapannya tidak dirusak oleh statemen yang tidak berdasar oleh para warga net.












