Sementara itu Direktur Utama Perumda Tirta Ayu Kabupaten Tegal Brahmono Weko Pujiono mengatakan, meski terkategori kecil dengan jumlah pelanggan di bawah 100.000, pihaknya mengaku siap beradu kinerja dan menyaingi perusahaan sejenis berskala besar. Menurutnya, hal tersebut tidak terlepas dari penilaian Badan Peningkatan Penyelengaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) tahun 2018 lalu yang menempatkan PDAM Kabupaten Tegal pada peringkat ke-29 nasional dari 386 PDAM yang ada di Indonesia dengan nilai 3,78 dan kategori perusahaan sehat.
Menurutnya, kinerja yang baik dari Perumda Air Bersih Tirta Ayu ditunjukkan dengan keberhasilannya membukukan peningkatan laba yang signifikan dari Rp 5,74 miliar di tahun 2016 menjadi Rp 8,48 miliar di tahun 2019. Pun demikian dengan kontribusnya ke PAD dari Rp 1,72 miliar di tahun 2016 bertambah menjadi Rp 2,54 miliar di tahun 2019. (Dasuki)



