”Kita berdosa jika tidak melanjutkan perjuangan para pahlawan, para pejuang, para veteran, dan mengkhidmati keteguhan para warakuwuri melewati masa-masa sulit dengan kesabaran revolusioner. Maka tidak ada opsi lain, tidak ada opsi bersantai, opsi kita hanya satu: membersamai rakyat hingga merdeka dari pandemi dan memulihkan krisis kesehatan serta ancaman krisis ekonomi,” papar Adi.
Oleh sebab itu, PDIP Surabaya terus menggeber program-program konkrit yang membantu rakyat menghadapi pandemi.
”Kegiatan-kegiatan sosial terus kami lakukan, bergotong-royong menemani warga menghadapi pandemi,” ujar Adi.
PDIP Surabaya juga menggelar tasyakuran kemerdekaan dan doa bersama para pemuka lintas agama di kantor PDIP Surabaya.
”Terima kasih rawuh-nya para pemuka lintas agama di kantor kami. Semoga doa beliau-beliau dikabulkan Tuhan Yang Maha Kuasa, agar pandemi Covid-19 segera diangkat dari bumi Indonesia dan dunia, agar rakyat semakin sejahtera, agar Kota Surabaya semakin maju dan terus menjadi rumah besar yang ramah bagi seluruh warganya,” papar Adi.












