“Rambu-rambu tersebut untuk mengingatkan warga betapa pentingnya menjaga diri dengan mematuhi protokol covid agar tidak menjadi pasien baru atau menambah daftar pasien rumah sakit,” terangnya.
Selain rambu-rambu covid, lanjut Ali, di “Kampung Lalu Lintas Steril Covid” yang berada di wilayah kampung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ini, juga dipasang traffic light covid di depan gang.
“Dari tiga warna traffic light yang memiliki makna masing-masing, kita hanya nyalakan yang warna kuning dengan makna hati-hati. Artinya, hati-hati terhadap covid dan jangan pernah berhenti mematuhi protokol covid di masa pandemi ini,” lanjutnya.
Sementara Ahmad Maruf Ketua RT 03 RW 05 mengatakan, sebagai penggerak aksi sosial untuk mencegah penyebaran Covid-19, telah dibentuk “Tim Gugur Tugas”. Tim inilah yang bertugas menegur dan mengingatkan warga agar tetap mematuhi protokol Covid-19.
“Kita juga telah membentuk Tim Gugur Tugas yang dikoordinatori Ahmad Baidowi yang setiap hari bertugas di pos jaga. Kalau ada warga yang tidak mematuhi protokol covid seperti tidak mengenakan masker akan ditegur dan diingatkan,” terang Maruf, Minggu (2/8/2020).
Koordinator Tim Gugur Tugas Ahmad Baidowi menambahkan, di “Kampung Lalu Lintas Steril Covid” juga ada Area edukasi “Seputar Informasi Lalu Lintas Covid”.












