Amaludin menambahkan, sebelum pemotongan, terlebih dahulu dilangsungkan doa bersama yang dipimpin Ustadz Mukhlis Amal, Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Surabaya, organisasi keagamaan di bawah naungan PDI Perjuangan.
“Tradisi kurban meneladani ketaatan iman Nabi Ibrahim dan keikhlasan Nabi Ismail. Kita bersyukur tahun ini PDI Perjuangan Surabaya bisa menunaikan tradisi luhur itu, dan membagi-bagikan daging kurban kepada masyarakat yang berhak,” kata Ustadz Mukhlis Amal.
Awaludin menambahkan, saat keluar dari RPH Pegirian, daging kurban sudah dimasukkan dalam kemasan berupa besek, wadah yang terbuat dari anyaman bambu.
“Kami belanja 2.500 besek, sekaligus memberi dukungan terhadap pelaku usaha UMKM,” kata Amaludin.
Panitia Kurban juga melibatkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan serta PAC-PAC, Ranting dan Anak-Anak Ranting PDI Perjuangan untuk membantu mendistribusikan daging kurban ke masyarakat. Keluar dari RPH, daging kurban yang dibungkus besek dikirim Baguna PDI Perjuangan ke 31 kecamatan. Selanjutnya pengurus partai di tingkat kecamatan dan kelurahan mengirim ke warga masyarakat dengan mengantar dari rumah ke rumah, door to door.



