Menurut Musyafak, PKB secara resmi tidak mengusulkan figur cawawali untuk MA. “Tapi dengan mengundang pak Mujiaman ini kan seperti signal. Kita ga bisa mengusulkan cawawali. Nunggu pak Machfud cocok dulu baru kita usung berpasangan nanti” ungkapnya.
Sementara itu Mujiaman mengaku sebagai Dirut PDAM tidak etis kalau mendesak dijadikan cawawali pasangan Machfud Arifin. “Itu wewenang dari partai pengusung yang nantinya finalnya tergantung keputusan cawali” ungkapnya.
Mujiaman juga mengaku sebagai profesional tidak berpengalaman di bidang politik, kalau nantinya bakal diinginkan MA.



