Cakrawala DaerahIndeks

Aktifitas Belajar Terbatas Siswa Baru di Sekolah Mulai Dibuka

×

Aktifitas Belajar Terbatas Siswa Baru di Sekolah Mulai Dibuka

Sebarkan artikel ini

Wasari yang juga menjabat Ketua PGRI Kabupaten Tegal menyampaikan, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di masa orientasi siswa baru ini akan menerapkan pedoman protokol kesehatan secara ketat.

Sementara itu, menanggapi pertanyaan publik di kanal media sosial Humas Pemkab Tegal tentang jadwal masuk sekolah di masa pandemi ini, Wasari mengungkapkan, pihaknya baru menyiapkan skenario shifting atau siswa masuk sekolah dengan sistem bergilir. Skenario tersebut akan diberlakukan pada bulan Agustus, dengan catatan, masing-masing sekolah harus memiliki izin dari pihak komite sekolah.

Wasari pun mensimulasikan pola pergantian belajar untuk siswa SD. Menurutnya, jika dalam satu kelas terdapat 30 orang siswa, maka, di hari pertama, hanya siswa dengan nomor absensi satu sampai dengan 15 saja yang masuk. Hari berikutnya, siswa dengan absensi 16 sampai dengan 30 yang masuk, sementara siswa dengan absensi satu sampai 15 belajar di rumah, begitu seterusnya.

Berbeda dengan SD, pola shifting di tingkatan SMP akan menerapkan shifting kelas. Wasari mencontohkan, untuk kelas tujuh, seluruh siswanya masuk sekolah di minggu pertama dengan memanfaatkan ruang kelas yang ada di sekolah sampai syarat physical distancing bisa terpenuhi. Sementara siswa kelas delapan dan sembilan belajar di rumah. “Berikutnya, di minggu kedua, siswa kelas delapan masuk sekolah, sementara siswa kelas tujuh dan sembilan belajar di rumah. Siswa kelas sembilan baru masuk di minggu ketiga saat siswa kelas tujuh dan delapan belajar di rumah. Demikian seterusnya pola shifting kelas ini akan diberlakukan,” terang Wasari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *