Bahkan, Kodrat menyakini bahwa Pemprov Jatim yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa telah menyiapkan solusi yang tepat. “Kami yakin Bu Gubernur bisa dan mampu menata pemerintah, apalagi Bank Jatim,” terangnya.
Bahkan, Kodrat pun mengaku telah melakukan konfirmasi kepada anggota Komisi C, bahwa tidak ada agenda melakukan interplasi. “Saya juga sudah konfirmasi, tidak ada agenda interplasi,” jelasnya.
Kodrat juga telah mengetahui bahwa Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur atau Bank Indonesia Jatim mencatat kinerja perbankan di Jatim pada triwulan I tahun 2020 masih positif.
Hal itu terbukti dari laporan kinerja salah satu bank daerah Jatim, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur atau Bank Jatim yang masih tumbuh tinggi.
“Meski ada pandemi Covid-19, kinerja keuangan Bank Jatim di triwulan I 2020 menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Year on Year / YoY),” katanya.












