Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo mempromosikan program pembangunan perempuan di Jatim saat membuka Kongres XV Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) di Gedung Olahraga (GOR) Kertajaya, Surabaya, Sabtu (19/9).
“Selama enam tahun berturut-turut Pemprov Jatim mendapatkan predikat pertama di bidang pembangunan gender di Indonesia. Hal ini menunjukkan keseriusan Jatim dalam mengembangkan programnya secara berkelanjutan, karena perempuan merupakan bagian tak terpisahkan dari peradaban,” ungkap Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim.
Ia menjelaskan, pada tahun 2015 Pemprov jatim telah meluncurkan program yang bernama Jalin Matra dimana salah satu kegiatan unggulannya ialah Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) dengan sasaran kepala rumah tangga perempuan. Sasaran bantuan PFK diberikan kepada 152.343 kepala rumah tangga perempuan. “Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong ketahanan sosial ekonomi kepala rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar, memotivasi berusaha dan kemampuan untuk meningkatkan kesejahteraannya,” urainya.












