Cakrawala NasionalIndeks

Tenaga Kerja Ahli Bidang Digital Masih Belum Tercukupi

×

Tenaga Kerja Ahli Bidang Digital Masih Belum Tercukupi

Sebarkan artikel ini

Menurut Menteri Johnny, keterbatasan kontak fisik di masa pandemi COVID-19 telah mengubah banyak hal dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, saat ini terjadi akselerasi transformasi digital dan semakin banyak aktivitas masyarakat yang beralih ke dunia virtual. “Kini, kita telah memasuki fase “adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman COVID-19”. Untuk itu, Digital Talent Scholarship tidak hanya hadir untuk memenuhi kebutuhan skill di era digital, tetapi sekaligus mempertahankan produktivitas masyarakat,” tandasnya.
Pada masa pandemi ini, Kementerian Kominfo fokus melaksanakan Online Academy yang ditujukan untuk 50.000 peserta. “Dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dengan Global Technology Company, start-up lokal,dan asosiasi profesi,” tutur Menteri Kominfo.

Selain itu ada pula akademi lain yang dilaksanakan bekerja sama dengan lebih dari 90 perguruan tinggi di Indonesia. “Sedangkan akademi-akademi lain juga dilaksanakan melalui kerjasama dengan lebih dari 90 Universitas dan Politeknik yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia,” paparnya.

Oleh karena itu, Menteri Kominfo mengharapkan agar peserta pelatihan DTS 2020 dapat memanfaatkan kesempatan dengan baik. “Saat inilah kita perlu bergegas menyambut kesempatan-kesempatan besar di bidang digital, menyongsong digital society, masyarakat digital Indonesia,” tandasnya.

Menteri Kominfo juga mengucapkan selamat kepada peserta yang terpilih mengikuti DTS 2020.  “Saya ingin mengucapkan selamat kepada para peserta semua karena telah berhasil lolos seleksi Online Academy Angkatan 2, Digital Talent Scholarship (DTS) 2020,” ucapnya. (Ferdinandus Setu /Dasuki)
.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *