Menurut Joni, selain angka penularan cukup tinggi, attack rate atau jumlah warga yang terkonfirmasi positif per seratus ribu penduduk di Surabaya besar sekali. Yaitu berada pada 107,6 persen. Sedangkan Surabaya Raya mencapai 68,9 persen.
“Untuk Jatim dengan 39 juta penduduk, attack rate hanya 14,57 persen,” ungkapnya.
Melihat persentase itu, dirinya pun mengingatkan masyarakat Surabaya Raya tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Sementara untuk dua daerah di Surabaya Raya lainnya, yakni Sidoarjo bertambah 24 orang, dan Gresik sembilan pasien.
Surabaya juga menyumbang pasien baru yang terkonfirmasi sembuh dengan 37 orang, dan Sidoarjo 22 pasien. Yang meninggal Surabaya juga tercatat terbanyak per hari ini dengan enam orang, Gresik empat pasien, dan Sidoarjo empat orang.












