Penasehat F-PKB DPRD Jatim, Anik Maslachah menilai Pondok Pesantren perlu mendapat perhatian lebih keberadaanya merata di seluruh kabupaten/kota Jawa Timur. “Untuk mempersiapakan kondisi NEW NORMAL, FPKB Jatim meminta pada pemerintah daerah baik propinsi maupun kab/kota sejatim untuk memberi perhatian khusus kepada pondok pesantren,” tegas Anik Maslachah, Rabu (27/5).
Wakil Ketua DPRD Jatim ini menyebut, perhatian khusus itu adalah dalam bentuk kebijakan anggaran pada pondok pesantren. Mengingat dari 4.450 ponpes dengan 574.340 santri di seluruh Jatim kondisi sarana prasarananya masih banyak yang belum memenuhi standart kesehatan. “Masih banyak pondok pesantren yang belum berstandart protokol kesehatan covid 19,” jelas Anik.












