Sementara , anggota Komisi C, Vincensius Awey malah menyebut penanganan drainase dan jalan yang amburadul dari Pemkot merupakan bentuk ketidakcakapan Kadis PU Binamarga dalam menjalankan tugasnya.
Menurut Awey, demikian sapaannya, selama lebih dari enam tahun kerja Kadis Bina Marga yang sekarang, tidak ada progress yang bagus dalam penangana drainase dan jalan.
“ Banyak proyek drainase dan jalan y ang tidak tertata dengan baik dan hasilnya juga tidak optimal, banyak yang rusak,” terangnya.
Sama seperti Syaifudin, Awey menyebut penanganan jalan dan drainase tidak terencana dengan baik.
Menurutnya , karena masih tambal sulam, penanganan drainase khususnya justru menyebabkan sejumlah wilayah tergenang saat hujan, atau jalan yang kembali rusak oleh banjir.
“Jadi ganti saja kepala Dinas Bina Marga dengan yang lebih cakap,” tuntutnya.(hdi/cn02)











