Sabtu pagi Gerakan ini di-launching oleh Ketua Umum DPW PKS Jatim Irwan Setiawan bersama para pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS di Kabupaten/Kota se-Jatim. Melalui video telekonferensi zoom dan live streaming youtube dan facebook, acara tersebut disaksikan ribuan warganet.
Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan bahwa masa pandemi, pemberlakuan PSBB, sehingga masyarakat lebih banyak di rumah, adalah momentum bagi swasembada pangan. “Jawa Timur ini provinsi agrobis. Dengan potensi nomor satu di Indonesia. Maka sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, mesti menjadi keunggulan orang jatim. Masa pandemi ini kesempatan bagi kita meningkatkan hasil pertanian sekaligus mewujudkan ketahanan pangan keluarga,” ujar Kang Irwan, panggilan akrabnya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/5)
Mengutip Presiden PKS Sohibul Iman, Kang Irwan mengajak agar bercocok tanam menjadi hobi, habit, dan gaya hidup. “Pertama kita mengajak masyarakat semakin dekat dengan alam, lalu menjadikan sebagai gaya hidup. Baru setelah itu kita bisa menjadikan sebagai mata pencaharian,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang Petani Pekerja dan Nelayan (BPPN) DPW PKS Jatim Fajar Pujilaksono menuturkan, gerakan ini digulirkan kepada seluruh pengurus partai dan juga anggota PKS sampai di tingkat desa dan kampung-kampung. “Mengajak sebanyak mungkin warga masyarakat untuk turut serta. Sehingga nantinya bisa memanen sayur dan buah di lahan milik sendiri dan tidak perlu menggantungkan pasokan dari pasar atau daerah lain,” tuturnya.



