Politisi asal Partai Demokrat ini mengatakan dampak ditemukannya pandemi Covid-19 di pabrik rokok tersebut, membuat kecemasan dari masyarakat terlebih pada pecinta rokok.
“ Masyarakat was-was sekali khawatir tertular Covid-19 yang diproduksi oleh Sampoerna,”jelasnya.
Jika pihak perusahaan tetap bersikeras, lanjut pria yang juga anggota Komisi D DPRD Jatim ini, mengatakan, jangan salahkan masyarakat untuk meninggalkan produk dari pabrik rokok Sampoerna. “Bisa jadi masyarakat sudah tak mau lagi membeli rokok segala jenis yang di produksi oleh Sampoerna,”sambungnya.












