Menurut Artono, disamping pendistribusian bantuan ini harus segera dilakukan, tapi data masih belum valid. Adanya tumpang tindih data menjadi kendala selama ini. “Ada yang dapat PKH, dapat BPNT, dapat PKH dan BPNT juga ada. banyak yang amburadul,” ungkapnya.
Artono menambahkan, bahwasannya pemerintah ingin segera mungkin mendistribusikan bantuan bagi warga terdampak. Walaupun di daerah-daerah tidak terdata itu bagaimana pemerintah siap memberikan bantuan tersebut. “Meskipun di Kabupaten banyak orang-orang yang tidak masuk pendataan tersebut,” imbuhnya.



