“Monggo (silahkan) para guru dan kepala sekolah jika punya ide dan inovasi bisa dimajukan ke saya. Nanti akan saya seleksi dan analisa, anak-anak kita wajib diberikan wawasan yang luas karena ini merupakan tuntutan zaman. Ingat, untuk masa depan anak-anak uang bukan hambatan bagi sekolah untuk berhenti berekspresi,” tegas walikota.
Selain itu, walikota perempuan pertama di Pemkot Surabaya ini tak lupa mengucap terima kasih kepada guru-guru pengajar kelas inklusi. Melalui kelas inklusi di SMPN 46 ini, walikota berharap agar anak-anak kota Surabaya mendapatkan pendidikan setara.












