Sementara ada sekian orang dan karyawan yang harus tetap makan setiap hari. Dalam situasi ini, pihaknya memilih untuk tidak berdiam diri, dan tidak menuntut siapapun. “Kami harus tetap produktif, serta bisa bergerak bersama rekan-rekan sepemikiran, untuk tetap bisa menghidupi keluarga” imbuhnya
Media produktif pada masa corona bagi Bachtiar Djanan menjadi sebuah sarana bersama untuk memasarkan berbagai produk. Baik produknya sendiri, maupun produk dari pihak lain yang terlibat didalamnya. “Media ini kami kemas dalam platform multiviral media. Sebuah file pdf berukuran kecil yang bisa menampung lìnk database digital seperti foto, video, tulisan, website, sosial media dan lain – lain. Dalam jumlah dan ukuran yang besar, yang bisa dibuka dengan hanya menyentuh atau mengklik gambar atau foto, bahkan bisa menelpon, kirim pesan lewat WA atau melalui file untuk memesan produk yang ada” pungkasnya. (Dasuki)



