Menanggapi informasi yang beredar tentang penjemputan tiga orang warga oleh petugas medis berpakaian APD lengkap di wilayah Kecamatan Adiwerna siang tadi, Joko menuturkan jika itu merupakan bagian dari tindaklanjut pemeriksaan kontak erat pasien terkonfirmasi positif asal Desa Mejasem Barat Kecamatan Kramat yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. “Ketiganya adalah kontak erat dari almarhum pemilik pabrik kecap di Penusupan yang terdiri dari anak, keponakan dan pendetanya. Hasil pemeriksaan awal, rapid test ketiganya menunjukkan hasil positif sehingga perlu kita tindaklanjuti dengan pengambilan sampel swab tenggorokan di rumah sakit. Usai diambil, ketiganya kita pulangkan untuk melanjutkan isolasi mandirinya di rumah”, kata Joko.
Mengakhiri pembicaraan, Joko menginformasikan jika pemeriksaan swab seorang PDP laki-laki asal Desa Pendawa Kecamatan Lebaksiu yang berusia 70 tahun dan meninggal dunia pada tanggal 16 April 2020 lalu menunjukkan hasil negatif, termasuk rapid test pada anaknya yang sempat menjalani isolasi mandiri di rumahnya juga menunjukkan hasil negatif. Dengan demikian, lanjut Joko, jumlah PDP meninggal dunia di Kabupaten Tegal yang belum keluar hasil swab-nya saat ini ada lima orang, sementara satu orang dalam pemantauan (ODP) laki-laki berusia 27 tahun asal Kecamatan Lebaksiu yang meninggal dunia tanggal 25 April 2020 lalu juga belum keluar hasilnya. ( Dasuki)












