Surabaya, Cakrawalanews.co – Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang menjual beberapa kebutuhan pokok masyarakat dengan nama lumbung pangan di Jatim Expo (JX) dengan dalil untuk memenuhi kebutuhan masyaralat perkotaan saat endemi virus corona (covid- 19) mendapat kritikan DPRD Jatim.
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Anwar Sadad menilai justru kegiatan ini akan mematikan pedagang kecil (klontongan) di perkampungan perkotaan, yang saat ini mengalami kesulitan saat pandemi covid saat ini. “Kalau lumbung pangan itu dijual kepada end user, kan pemprov masa sih tega menjadi saingannya pedagang kelontong di kampung-kampung,” katanya, Selasa (21/04).













