“ Saya mendapat laporan petani cemas karena tak bisa rutin pergi ke sawah oleh pemerintah. Khawatir ada pandemic sehingga ruang gerak saat panen raya saat ini kurang maksimal,”ungkap pria yang juga anggota Komisi B DPRD Jatim ini.
Pria asal Kediri ini selain petani, ada keluhan masuk ke pihaknya yaitu dampak pandemic, para sopir yang bekerja di biro-biro travel yang melayani wisata di daerah juga harus berhenti bekerja. “Atas temuan tersebut, saya berharap Pemprov tak tebang pilih dalam pemberian bantuan untuk masyarakat,”tandasnya. (Caa)



