Atas hasil temuan tersebut, pihaknya akan melakukan isolasi warga positif Covid-19 tersebut di rumah sakit. “Rumah sakit untuk mengisolasi pasien confirm ringan ini bisa saja bukan rumah sakit rujukan, tapi rumah sakit yang sudah disiapkan sistemnya untuk menangani pasien Covid-19. Adapun untuk keluarga serumah tentu prosedur rapid test dan isolasi mandiri di rumah akan kita terapkan”, katanya.
Dari hasil tracking diketahui tidak ada riwayat perjalanan luar kota, sehingga ada potensi ODP terpapar oleh tamu ataupun rekan bisnisnya yang datang dari luar kota. “Yang bersangkutan kita ketahui adalah seorang pengusaha pembuatan kecap di Desa Penusupan, memperkerjakan sekitar 35 orang karyawan. Yang bersangkutan juga memiliki rumah tinggal di daerah Slawi yang sering dipakai untuk istirahat siang dan ini semua akan kita cek”, ujarnya.
Sementara itu, pihaknya juga sedang menelusuri kontak erat dari pasien Covid-19 asal Kelurahan Kagok Kecamatan Slawi yang saat ini dirawat di RS Mitra Plumbon Cirebon, salah satunya adalah sopir pribadinya yang merupakan warga Kecamatan Pangkah. “Bersama rekan-rekan kepolisian, kami menelusuri kontak eratnya dan kita minta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing sebelum ada pemeriksaan lanjutan”, urainya.



