Dari informasi yang diterimanya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, menyatakan jika hasil tes swab-nya positif. Sehingga untuk mencegah penularan, pihaknya pun melakukan pelacakan hingga ke keluarganya, namun tidak ketemu karena rumahnya kosong. “Sudah kami tracking, beliau adalah seorang pengusaha salah satu toko besi di Kota Slawi dan memang lebih sering berada di luar kota dan rumahnya pun sering kosong”, katanya.
Sementara menanggapi soal kasus meninggalnya salah satu warga Desa Pesayangan Kecamatan Talang di rumahnya hari Kamis (9/4) kemarin, Joko mengatakan pihaknya belum bisa mengungkap penyebabnya. Diketahui, warga yang meninggal dunia tersebut memang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah pandemi saat mengantarkan barang ke daerah Bogor tanggal 25 Maret 2020 lalu.
Sebelum meninggal, imbuh Joko, memang sempat ditemukan gejala mirip penderita Covid-19. Sehingga di tengah situasi pandemi virus ini, pihaknya tidak mau mengambil risiko dan menerapkan tatalaksana pemulasaraan jenazah hingga pemakamannya sesuai prosedur Covid-19. “Saat pemulasaran jenazah di RSUD dr. Soeselo Slawi sudah sekaligus kita ambil sample swabnya”, ujarnya.



