“Kalau untuk retribusi sudah melebihi target. Yakni mencapai 130,7 persen. Kalau serapan untuk belanja langsung dan tidak langsung, ya itu tadi belum sampai 99 persen,” terang Awey, sapaannya.
Sedangkan untuk serapan di DPU BMP data yang disampaikan Awey tidak jauh berbeda dengan yang dimiliki Sukadar. Menurut Awey, serapan di Dinas PU Bina Marga sudah mencapai 73,8 persen.
Posentase pencapaian paling rendah ada di pos kegiatan pembangunan dan pemeliharaan sarana prasarana pemukiman. Sampai saat ini serapannya baru mencapai 37,48 persen.
“Jika melihat serapannya, ada banyak kegiatan pembangunan infrastruktur permukiman yang merupakan usulan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan Jasmas yang tidak terlaksana,” pungkas Awey. (hdi/cn02)












