“Negatif atau positif hanya bisa ditentukan dari hasil Swab atau usap tenggorokan, kita telah mengambil sampel tiga hari lalu. Alhamdulillah, kondisi klinis pasien sekarang sudah membaik,” terangnya.
Masalah Alat Pelindung Diri (APD) tenaga medis, tambah Sartono, Pemkab Brebes telah memesan dan sudah datang 114 unit, bantuan dari Provinsi Jateng 160 unit. Alat yang dipesan akan didistribusikan ke rumah sakit seluruh Brebes.
“RSUD Brebes bekerja dalam senyap, artinya agar tidak menimbulkan kecemasan masyarakat. Kami telah menyiapkan skenario terburuk apabila terjadi lonjakan pasien yang luar biasa,” tegasnya.
Skenario itu, Lanjut Sartono, RSUD Brebes telah menyiapkan dan mengkosongkan salah satu gedung untuk kapasitas 100 tempat tidur pasien, juga di rumah sakit lain, baik pemerintah maupun swasta. Telah dalam proses persiapan skenario terburuk apabila terjadi lonjakan pasien. (Elin Nawang)



