Cakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Review Pembangunan Infrastruktur 2016, Pemkot Kena Kritik Gara-gara Kinerja Kontraktor

×

Review Pembangunan Infrastruktur 2016, Pemkot Kena Kritik Gara-gara Kinerja Kontraktor

Sebarkan artikel ini

Pernyataan Johan Silas itu merujuk pada masih banyaknya dijumpai kontraktor yang meletakkan material proyek sembarangan sehingga menyebabkan kemacetan. Serta, terkait jadwal kerja kontraktor yang sebisa mungkin diatur pada saat kondisi lalu lintas tidak sedang padat.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Bappeko Surabaya Dwijajawardhana mengatakan, fokus APBD Kota Surabaya tahun 2016 memang ada pada bidang infrastruktur. Namun demikian, lanjut dia, pembangunan infrastruktur yang dikonsep Pemkot tetap harus berbasis ekologi yang ramah lingkungan.

Pembangunan yang berwawasan lingkungan tampaknya sudah menjadi ciri khas Kota Pahlawan.

Itulah sebabnya, ditengah kemajuan pesat pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan, gedung pemerintahan dan sebagainya, Pemkot tetap memperhatikan aspek estetika dan keindahan lingkungan.

Pria yang akrab disapa Dwija itu melanjutkan, diantara sekian triliun APBD Surabaya, sebagian dialokasikan untuk pembangunan dan perawatan taman kota. Saat ini sudah ada 60 taman kota yang tersebar di berbagai penjuru kota.

“Harapannya, taman-taman tersebut mampu menjadi wadah sarana interaksi warga kota. Tentunya disamping fungsi utamanya sebagai ruang terbuka hijau,” terangnya Dwija saat acara media gathering di ruang ATCS, Kamis (22/12).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *