“Taman perdamaian juga mengakomodasi budaya internasional seperti yang dilakukan kerajaan Majapahit kepada kerajaan-kerajaan sahabat di masa lalu, “ ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Jatim, Djarianto mengatakan pembangunan Taman Perdamaian Dunia Soerjo Modjopahit akan berjalan mulus apabila perencanaan yang dilakukan dengan benar dan pastinya harus ada ijin dari beberapa pihak. “Sebagai contoh beberapa waktu lalu, Pemprov Jatim mengusulkan kepada Kemenhut RI untuk penggunaan wilayah perhutani sebagai cagar budaya di Gunung Penanggungan, karena didasari perencanaan yang bagus akhirnya disetujui 300 ha digunakan untuk cagar budaya, “ ujarnya.(red/mnhdi)












