Lebih lanjut Toni menjabarkan bahwa komunikasi politik yang dimaksud oleh Toni yakni, jika nanti Golkar mengeluarkan surat rekomendasi kepada Gus Hans, maka tidak lagi menjalin komunikasi politik dari awal. Namun langsung running pemenangan.
“Biar Golkar ini langsung lari pakai gigi 2. Nggak mulai awal lagi. Makanya kami tidak masalah mereka komunikasi dengan partai lain,” katanya.
Meski begitu, ia mengungkapkan jika sampai saat ini, baik Gus Hans maupun calon lain, belum ada sama sekali yang secara resmi diusung oleh Golkar. Karena hingga saat ini, proses seleksi internal bacawali Golkar masih dalam proses di DPP Golkar.
“Tugas kami di Surabaya dan Jatim hanya menjaring. Sekarang semua sudah keputusan di DPP. Nanti kami di Surabaya ini, hanya menunggu bagaimana keputusan DPP. kami langsung gerak, siapapun bacawali yang direkom,” katanya.
Sebelumnya, DPC Partai Gerindra Surabaya sedang menjajaki untuk memberi dua nama untuk mendampingi Machfud Arifin sebagai wakilnya.












